PAGAR ALAM, 11 September 2026 — Sehari setelah 207 warga binaan pemasyarakatan (WBP) direlokasi ke gedung baru, Kanwil Ditjenpas Sumatera Selatan melakukan pengecekan langsung ke Lapas Kelas III Pagar Alam untuk memastikan kondisi pascarelokasi aman, tertib, dan kondusif.

Peninjauan yang dipimpin Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sumsel, Effendi, mencakup kondisi hunian, pengamanan, fasilitas dasar, hingga layanan makanan WBP.

Hasil pengecekan menunjukkan seluruh 207 WBP, terdiri dari 41 tahanan dan 166 narapidana, dalam kondisi lengkap dan sehat. Listrik dan air bersih berjalan normal, sementara sarana pengamanan seperti hailing system, rolling door, pintu gerbang, serta penerangan blok dan perimeter berfungsi baik.

Dari sisi pengawasan, CCTV dari gedung lama telah diinventarisasi untuk direlokasi ke titik prioritas di gedung baru. Kanwil juga telah mengajukan kebutuhan 105 titik CCTV tambahan guna memperkuat pengawasan perimeter, blok hunian, area publik, dan titik rawan.

Layanan makanan juga berjalan normal. Dapur baru telah beroperasi secara mandiri, dengan sarapan WBP tersalurkan tepat waktu dan layanan makan siang mulai dilaksanakan melalui dapur baru.

Di sisi lain, pembenahan lingkungan dan fasilitas gedung masih terus dilakukan, termasuk perapian lapangan, pembersihan area blok dan perimeter, serta penyelesaian sejumlah pekerjaan minor. Aktivitas alat berat tetap berada dalam pengawasan petugas.

Secara umum, hasil evaluasi H+1 menunjukkan relokasi 207 WBP berjalan aman, lancar, tertib, dan kondusif. Kanwil Ditjenpas Sumsel akan terus melakukan monitoring untuk memastikan masa transisi berjalan optimal sekaligus menjamin gedung baru mampu mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Trending

Eksplorasi konten lain dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca