
Palembang, 2 Juli 2026 – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus pembahasan dalam audiensi antara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, dengan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang di Kantor Wilayah Ditjenpas Sumsel. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemasyarakatan dan dunia pendidikan guna mendukung peningkatan kompetensi aparatur melalui pendidikan lanjutan.
Audiensi dipimpin langsung oleh Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Ir. Mukhtaruddin Muchsiri, beserta jajaran, dan diterima oleh Kakanwil Ditjenpas Sumsel didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Sartowali, bersama jajaran.

Selain sebagai ajang silaturahmi kelembagaan, pertemuan tersebut juga membahas peluang kolaborasi dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan. Pada kesempatan itu, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang turut memperkenalkan berbagai program studi yang dapat menjadi alternatif bagi jajaran Kanwil Ditjenpas Sumsel untuk meningkatkan kompetensi melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumsel, Yulius Sahruzah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan organisasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Kami menyambut baik audiensi ini dan berharap dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur pemasyarakatan melalui pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Yulius.
Melalui audiensi ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan dengan Universitas Muhammadiyah Palembang. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan aparatur pemasyarakatan yang semakin kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan organisasi di masa mendatang.



Tinggalkan Balasan